Masjid “dr. Purwati Medina” Diresmikan Sesuai Prokes Covid-19

Suasana saat peresmian penggunaan Masjid dr. Purwati Medina

DOMPU, TOFONEWS.NET – Sebuah Masjid berukuran kurang lebih 10 X 10 meter yang berdiri megah di pesisir pantai Desa Karama Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Rabu 18/11 secara resmi dibuka penggunaannya untuk kegiatan ibadah dan lain hal berdasar Syari’ah. “Kita semua sangat mengapresiasi upaya ibu dokter sekeluarga yang dengan tulusnya telah membangun masjid ini untuk masyarakat di sini,” ungkap Drs. H. Syahrir, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Dompu kepada wartawan usai peresmian Masjid.

Pemotongan pita sebagai tanda peresmian Masjid dr. Purwati Medina

Mengingat pandemic Covid-19 masih mengintai, acara pemotongan pita sebagai tanda bahwa Masjid sudah dapat dimanfaatkan untuk segala bentuk kegiatan ibadah, maka seluruh warga yang hadir dalam prosesi peresmian Masjid yang diberi nama “Masjid dr. Purwati Medina”, dianjurkan untuk mengenakan masker sebagaimana yang ditentukan dalam protocol kesehatan Covid-19.

Hanya saja, kendati sudah menggunakan masker, warga yang hadir masih belum mentaati anjuran untuk menjaga jarak sehingga nampak warga pada masih berkerumunan tanpa khawatir akan penyebaran dan penularan virus Corona.

Syahrir berharap agar seluruh masyarakat Kecamatan Kilo agar dapat menjadikan masjid megah ini sebagai tempat untuk sentra kegiatan umat yang bukan saja untuk tempat sholat tetapi juga kegiatan ibadah lain baik menyangkut, kegiatan majlis taklim maupun kegiatan keumatan lainnya. Kewajiban seluruh masyarakat di sini katanya, memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan ibadah sesuai yang diperintahkan oleh Allah dan sebagaimana yang dilaksanakan oleh baginda Rasulullah Muhammad SWA. “Kita semua patut bersyukur dan semoga keluarga yang membangun Masjid ini Insyaa Allah akan dibangunkan istana baginya di surga nanti oleh Allah yang maha Rabb,” ujar H. Syahrir.

Ismail S.Sos, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Kilo yang disebut- sebut sebagai penggagas berdirinya Masjid ini mengungkapkan rasa syukur dan penghargaannya kepada keluarga dr. Purwati Madina yang dengan tulusnya telah bersusah payah membangun Masjid ini. “Alhmadulillah kita semua sudah bisa menggunakannya untuk kegiatan ibadah, semoga Allah melimpahkan segala kebaikan kepada keluarga yang sudah membangun masjid ini”, ujarnya

Mantan Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Kilo ini mengungkapkan, bahwa pada saatnya nanti menurut rencana di sekitar masjid ini akan dikembangkan pendidikan keagamaan berupa pondok pesantren. “Mohon doa dan dukungan semua pihak,” harapnya.

Bagaimana sesungguhnya proses bisa berdirinya “Masjid dr. Purwati Medina” ini di Kecamatan Kilo ? ikuti wawancara wartawan tofonews.net, Mokh. Nasuhi (T) dengan dr. Purwati (dr) sesaat sebelum meninggalkan Bumi Nggahi Rawi Pahu Dompu menuju Jakarta.

Masyarakat Kilo bahkan Dompu ucapkan terima kasih atas kepedulian ibu dokter sekeluarga sehingga berdiri masjid di Keramat Kilo. Bagaimana ceritanya Bu dokter? (T)

Sederhana saja ceritanya, saya berteman baik dengan Meicy (salah seorang putri Pak Ismail, S.Sos-Red), sudah sangat lama kemudian berlanjut pada keinginan saya mendirikan masjid. (dr)

 Apa hajat yang sesungguhnya sehingga Kilo dipilih sebagai tempat untuk menanam “jariahnya” disana? (T)

Hajad sesungguhnya ya hanya ingin mendirikan masjid untuk bekal di akhirat kelak, itu saja. (dr)

 Apa tekad itu akan berlanjut bagi pengembangan bidang pendidikan seperti pondok pesantren? (T)

Seperti yang disampaikan Kepala Kantor kemenag dalam sambutan ya, berlanjut atau tidak bergantung kondisi masyarakat setempat. (dr)

 Lalu apa konsep yang ingin dikembangkan dengan hadirnya masjid ini ? (T)

Tempat ibadah dan syiar agama Islam. (dr)

 Menurut info akan ada rencana pembangunan rumah sakit juga. (T)

Rencana untuk membangun rumah sakit tidak di Dompu tapi di Jakarta, do’akan semoga kami bisa merealisasikannya. (dr) (nas)