Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Polres Dompu Maksimalkan Operasi Disiplin

Warga masih banyak yang tidak menigndahkan protokol kesehatan Covid-19

DOMPU – Tingginya kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memaksa Kepolisian Resort setempat bersama semua kalangan dan stake holder harus bekerja maksimal untuk menekan bahkan memutus mata rantai penyebaran virus mematikan tersebut.

Diketahui bahwa serangan Covid-19 di Kabupaten Nggahi Rawi Pahu ini telah memakan korban sebanyak 10 orang meninggal dunia dengan grafik korban terinfeksi terus menanjak naik. Setidaknya hari ini dinyatakan bertambah lagi 32 orang tenaga medis di Puskesmas Kecamatan Hu’U positif terpapar Covid-19.

Menghadapi kondisi ini, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH, SIK mengarahkan dan menggenjot cara kerja semua Polsek bersama anggota dan seluruh jajaran di bawahnya untuk semakin gencar mensosialisasikan gerakan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air bersih yang mengalir dan menjaga jarak.

Dengan sosialisasi 3M ini, lanjut Kapolres, diharapkan masyarakat dapat memahami bagaimana cara mengantisipasi agar tidak tertular Covid-19. “Karenanya seluruh anggota Kepolisian dikerahkan untuk melakukan operasi disiplin (operasi yustisi) terhadap penerapan 3M. Kami pun mengingatkan seluruh warga agar membiasakan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat”, ungkap Kapolres kepada wartawan.

Anggota dari delapan Polsek di Kabupaten Dompu, saat ini gencar melakukan operasi yustisi terhadap warga yang mengabaikan protocol kesehatan Covid-19, terutama mereka yang sengaja tidak mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah. “Operasi Yustisi Covid-19 ini akan terus digelar di semua Polsek terutama di wilayah hukum Polres Dompu”, tegas Syarif.

Dalam gerakan disiplin 3M ini, Kapolres mengaku tidak berjalan sendiri akan tetapi diback up oleh anggota TNI dari Kodim 1614 bersama tenaga medis dari Tim Gugus Tugas Covid-19 baik di Dinas Kesehatan maupun maupun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Dompu. “Kami mencoba mengedukasi masyarakat bahwa Covid-19 ini memang harus diputus penularannya. Ya caranya adalah dengan membangun kesadaran masyarakat bersama semua pihak untuk mau mengenakan masker”, urai AKBP Syarif Hidayat. (nas)