Ponpes Al-Mubarok Ranggo “Berpisah” Untuk Berinovasi

Lokasi Ponpes Al-Mubarok

DOMPU – Menyebut desa Ranggo Kecamatan Pajo Dompu terlintas dalam pikiran kita sebuah desa dengan produk tenunan tradisional gedogannya dan juga dikenal sebagai salah satu daerah tempat memproduk santriwan-santriwati. Di desa ini telah berdiri Pondok Pesantren Al-Kautsar dengan sekolah dan madrasah yang menaunginya.

Ponpes Al Mubarok di Milad ke 2 Tahun

Dari “rahim” salah satu pondok pesantren besar di Dompu ini, kini telah lahir sebuah pondok pesantren lagi bernama Pondok Pesantren “Al-Mubarok” dengan pimpinan pondoknya bernama Ustazd Abdul Muis, S.Pdi yang juga merupakan salah seorang menantu dari Al-Mukarram Drs. H. Asikin Ahmad, sesepuh sekaligus perintis lahirnya Pondok Pesantren Al-Kautsar Ranggo.

Dengan ketawadhuan dan talenta juga ilmu yang telah diraihnya dari salah satu pondok pesantren di Jawa Timur ini, Ustazd Abdul Muis bertekad untuk mendirikan Pondok Pesantren lain di luar pondok pesantren milik mertuanya. Dengan modal dukungan keluarga dan dukungan masyarakat serta yakin dengan kasih sayang Allah, maka lahirlah Pondok Pesantren Al-Mubarrak yang lebih memfokuskan diri pada tahfizul Qur’an.

Apa dan bagaimana kiprah Pondok Pesantren Al-Mubarok yang baru dua tahun setengah ini berkiprah, berikut bincang-bincang Mokh. Nasuhi, wartawan tofonews.net (T) dengan Ustazd Abdul Muis, S.Pdi, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mubarok Dompu (M), Senin (10/11) di Dompu.

Pondok Pesantren Al Mubarok yang kini masih beroperasi di samping Pondok Pesantren Al-Kautsar, akankah mencari lokasi lain. Ada apa ? (T)

Ia benar, Pondok Pesantren Al-Mubarok akan pindah ke lokasi baru dan jauh dari Al-Kautsar. Agar bisa lebih mandiri, bebas berinovasi dan bisa mengakselerasi misi-misi sucinya lebih luas dan cepat. (M)

Kenapa gak dikembangkan sama-sama di bawah payung Ponpes Al-Kautsar ? (T)

Karena tidak memungkinkan dalam satu wadah ada dua lembaga dan untuk meminimalisir terjadinya kemungkinan gesekan dan ketidakcocokan. (M)

Apa ada desakan masyarakat untuk pindah tempat sehingga lebih focus ? (T)

Iya, bahkan sejak awal kami merintis dua setengah tahun lalu. Masyarakat bahkan wali santri mendesak agar kami dengan segera membuka sekolah formal. Al-hamdulillah…, Al-Mubarok sudah membuka SMP Tahfidz Al-Qur’an yg santrinya sekarang berjumlah 32 orang santri.

Anda yakin ponpes ini berkembang ? (T)

Kami sangat yakin,  haqqul yakin Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an “Al-Mubarok” bisa berkembang. (M)

Apa sesungguhnya fokus dari Ponpes yang Anda kembangkan saat ini ? (T)

Profil alumni yang kami harapkan “Berakhlak, Hafidz-hafizdah, Menguasai bahasa Internasional ARAB dan Inggrish, Berwawasan Islam Moderat dan Rahmatan Lil Alamiin”. Itu visi yang kami kembangkan di Pondok Pesantren Al-Mubarok. (M)

Apa modal yang anda pegang sehingga Anda berani pisah dengan Pondok Al-Kautsar  ? (T)

Modal keyakinan, pengalaman dan kemampuan serta dukungan masyarakat lebih-lebih wali santri serta kepercayaan penuh dengan kasih sayang Allah. (M)

Kedepan apa harapannya ? (T)

Harapan kami, semoga Pondok Pesantren Tahfidz Al Mubarok akan terus eksis dengan cepat dan bisa membawa manfaat & mashlahat seluas-luasnya, sebesar-besarnya dan sebanyak-banyaknya bagi kehidupan masyarakat dan umat. Amiin. (M). (nas)