Anak Pantai Keluhkan Tumpukan Sampah Plastik di Lakey

Dedi Gun Surfer Profesional Anak Pantai Lakey yang sangat peduli akan kkebersihan pantai Lakey dari Sampah Plastik

DOMPU, TOFONEWS.NET – Keindahan kawasan wisata pantai Lakey Kecamatan Hu’U Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kini semakin ternoda oleh banyaknya sampah plastik  yang berserakan di sepanjang pantai. Noda ini rupanya diakibatkan ulah ketidaksadaran masyarakat wisatawan lokal yang berkunjung ke Pantai Lakey. “turis local yang selalu membuang sampah plastik sembarangan di pantai sini”, ujar Dedi Gun salah seorang Surfer Profesional milik Dompu.

Dedi ingin mengajak semua elemen masyarakat  guna mencintai daerah Kabupaten Dompu ini dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dari sampah plastic, tidak membuangnya di sembarang tempat. Dia juga mendesak perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk ikut mencarikan solusi dalam penanganan sampah di kawasan wisata, baik di kawasan wisata gunung Tambora dan Pantai Lakey maupun loikasi wisata lain yang menjadi destinasi wisata milik Kabupaten Dompu. Tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi masalah serius yang harus dicarikan solusinya oleh Pemerintah.

“Kami berharap ada kebijakan yang diambil oleh Pemkab Dompu untuk mengatasi persolan sampah yang setiap hari akan terus menggunung ini. Selain kebutuhan akan mobil sampah, kami juga sangat membutuhkan adanya lahan untuk dijadikan TPA”, ungkap Dedi.

Dedi meminta perhatian seluruh masyarakat Dompu yang hendak menikmati keindahan alam di Pantai Lakey agar ikut ambil bagian menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah plastic di sembarang tempat. “Buanglah sampah pada banyak tempat  yang sudah disiapkan”, tegasnya

Dia mengaku sangat malu karena yang ikut membersihkan pantai Lakey dari sampah plastic adalah terkadang para tourist asing, sementara yang datang mengotori pantai dengan plastic adalah warga lokal Dompu.  Kenyataannya lanjut Dedi, sampah plastic paling banyak ditemukan di setiap Barugak yang dibangun oleh Pemerintah.

“di tempat inilah tourist local membuang sampah plastic, sementara besok pagi sampah tersebut dibersihkan oleh tourist mancanegara bersama anak – anak pantai”, cerita Dedi.

Karenanya Dedi mengajak kepada semua elemen baik masyarakat maupun Pemerintah untuk malu membuang sampah plastic di sembarang tempat, dengan tetap menjaga kelestarian alam terutama di setiap kawasan wisata.  “mari kita semua untuk ambil bagian untuk menjaga kebersihan di manapun bumi ini kita pijak. Bukankah bersih itu adalah bagian dari iman ?”, ungkap Dedi. (Jub)